Bupati Faida Sambut Baik Keinginan Balai Bahasa Jawa Timur Terapkan Syarat Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Perizinan di Jember


Peduli Rakyat News | Jember,- Pemerintah kabupaten Jember bekerjasama dengan Balai Bahasa Jawa Timur menggelar Sosialisasi Penggunaan Bahasa Media Luar Ruang yang digelar di Pendapa Wahyawibawagraha , pada hari Selasa , 06 Agustus 2019 .

Dalam kesempatan itu Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR . menyambut baik keinginan Balai Bahasa Jawa Timur untuk menerapkan syarat penggunaan Bahasa Indonesia dalam perizinan di Kabupaten Jember .

Bupati Faida kepada sejumlah wartawan yang mewawancarainya , menyebutkan bahwa sudah ada persyaratan untuk pemakaian Bahasa Indonesia dalam perizinan di Kemenkumham .

“ Oleh karenanya , dengan itu tinggal membuat suatu turunan ke dalam suatu peraturan daerah. Saya kira ini inspirasi yang baik , ” kata Bupati Faida di Pendapa Wahyawibawagraha .

Disisi lain , Bupati Faida juga meminta Balai Bahasa Jawa Timur untuk melakukan evaluasi penggunaan bahasa media luar ruang di Kabupaten Jember .

“ Berikan umpan balik pada kami , baik itu fasilitas pemerintah , swasta , perorangan , maupun lembaga . Kami akan tindak lanjuti untuk menjaga bahasa yang satu , Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama di media luar ruang di Kabupaten Jember , ” tegas Bupati Faida .



Bupati Faida berharap bahwa sosialisasi ini bisa mengembalikan kesadaran bahwa penggunaan bahasa di media luar ruang , yang bukan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama adalah sesuatu yang menyalahi semangat persatuan Indonesia . Dan untuk kesalahan itu perlu ditindaklanjuti dengan mengembalikan bahasan utama di media luar ke Bahasa Indonesia .

“ Boleh ada bahasa yang lain , tetapi sebagai bahasa yang kedua , bukan bahasa yang pertama , ” tutur Bupati Faida .

Bupati Faida pada  akhir wawancaranya menyatakan , menunggu Balai Bahasa untuk memberikan rekomendasinya terkait penggunaan bahasa media luar ruang di Kabupaten Jember .

“ Kita tunggu Balai Bahasa Jawa Timur memberikan rekomendasi lebih detail , sehingga kita bisa memanfaatkannya dengan baik , " harap Bupati Faida .

Dalam kesempatan itu , Drs. Mustakim, M.hum , sebagai Kepala Balai Bahasa Jawa Timur , menyampaikan acara sosialisasi merupakan kegiatan kedua setelah pemantauan . Kegiatan berikutnya adalah penyuluhan . Sosialisasi ini menginformasikan ketentuan yang harus dilaksanakan dalam penggunaan bahasa di ruang publik .

“ Sedangkan penyuluhan itu akan memberikan pelatihan bagaimana menggunakan bahasa di ruang publik sesuai dengan ketentuan , ” jelas Mustakim .

Disampaikan pula oleh Mustakim , Balai Bahasa ingin ada kebijakan dari Bupati terkait dengan perizinan untuk memasukkan syarat menggunakan Bahasa Indonesia .

“ Ini sebenarnya misi utamanya supaya masyarakat Jember kembali mencintai Bahasa Indonesia , ” terang Mustakim .

Ditegaskan lagi oleh Mustakim , bahasa Indonesia itu sebagai simbol identitas bangsa yang harus diutamakan di ruang publik .

“ Kami berharap lembaga yang memberikan perizinan di Kabupaten Jember menambah satu syarat yaitu pengutamaan Bahasa Indonesia , ” ungkap Mustakim .

Mustakim menyatakan akan ikut menyiapkan Apabila dalam penerapan syarat ini memerlukan peraturan yang lebih tinggi , misalnya perda atau perbup .

Mustakim melanjutkan , di Jember , masih lumayan banyak penamaan dalam bahasa asing . Baik nama usaha , perumahan , nama perbelanjaan , pungkasnya .

(Nu2g)

Blogger Bali Grup

Baca Juga

Terima kasih anda sudah membaca artikel Bupati Faida Sambut Baik Keinginan Balai Bahasa Jawa Timur Terapkan Syarat Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Perizinan di Jember

Posting Komentar

0 Komentar